Showing posts with label indonesia. Show all posts
Showing posts with label indonesia. Show all posts

Saturday, January 25, 2014

Tukang Jualan

Ga tau kenapa gw lagi pengen nulis tentang tukang jualan jaman gw kecil dulu.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Di depan rumah nenek gw suka lewat tukang ketoprak, Ujang dipanggilnya sama sudara-sudara gw. Kayaknya dia jualan dari jaman gw kecil banget ini. Ketopraknya enak, bumbu kacangnya ga kecairan dan beneran kacang, terus tahunya bagus, kayaknya togenya seger (gw ga pernah pesen pake toge). Bisa ditambah tambahin lagi bumbunya, misal mau bawang putih  banyak kayak Om gw, bisa atau mau kerupuk banyak,  mau kerupuknya sama bumbu kacangnya aja juga boleh.

Terus ada lagi tukang sate ayam, dipanggilnya Si Cak. Sate madura ini. Si Cak ini juga jualan dari gw kecil keliling kandang lewat rumah kadang lewat rumah nenek, kalo ada bunyi bell sepedah terus ada teriakan sate pasti itu Si Cak. Yang gw suka dari dia ini satenya ayamnya enak, lembek-lembek ditengah satenya ga amis kalo kelamaan dikunyah sama bumbu kacangnya manis terus ga encer. Gw makan nasinya diaduk sama kuah satenya.


Saturday, June 8, 2013

Inefficiency of Mobile App

Kenapa sih kalo browsing internet atau kalo jalanin aplikasi yang perlu koneksi internet handphone boros batere?
Apa sih sebabnya?

"Pembahasan ini merupakan tafsiran penulis dari penelitian dari Lab AT & T dan Univeritas Michigan, untuk artikel asli bisa dilihat di sini"

Karakteristik  Mobile Device dan Selular Network

Seperti yang kita tau semua mobile device (laptop, handphone, tablet,etc) sumber powernya itu berasal dari batere. Batere punya kapasitas terbatas. Untuk mengoptimalkan penggunaan batere ini jaringan selular punya mekanisme untuk meng-hybernate-kan transmisisi saat ga diperlukan. Dari segi network juga begitu  radio resource tidak selalu dipegang terus oleh 1 user(mobile device) setelah selesai mengirim data (contoh, kirim whatsapp message ke temen) resource akan dilepas. Jadi tidak selamanya selalu siap kirim data ke server.
Network 3G kita kenal ada 3 state yang menggambarkan status penggunaan resource (batere dan radio resource) seperti terlihat pada gambar 2 Idle saat device “hibernate”, full power saat user perlu kecepatan transfer data tinggi dan efeknya konsumsi batere juga tinggi. Half power  ada diantara idle dan full power namun dalam pembahasan ini half power tidak dibahas.


Ketidak-ideal-an Selular Network

Idealnya transisi antar state ini terjadi seketika tanpa ada waktu transisi, contoh saat kita mau browsing lewat handphone pertama kali pasti terasa lama loading awal pertama dibanding loading-loading berikutnya. Ini disebabkan oleh delay transisi dari idle ke full power. Delay ini mengakibatkan terganggunya user experience misal proses browsing jadi lebih lama.

Saturday, May 11, 2013

Device to Deceive Communication use case: Location Based Services


Kenapa sih di post sebelumnya d2d diarahkan untuk location based service, apa sih untungnya dibandingin location based service tradisional. Disini kita akan bahas tentang salah satu location based service kira diimplementasi dalam device to device selular.

Apa sih Location Based Service?





gambar 1

Simpelnya location based services itu service yang gunain informasi lokasi dalam aplikasinya. Contoh paling gampang itu iklan kalo kita masuk mall. Suka adakan waktu kita masuk mall dapet sms “ selamat datang di mall … nikmati diskon di …. “. Ada lagi model Google Latitude,  pake itu kita bisa tau posisi temen kita dimana. GPS dan makandimana, juga termasuk location based services.

Location Based D2D selular


Buat yang baru join mau tau gambaran umum D2D itu kayak apa bisa dilihat di sini. Untuk pembahasan kali ini kita akan persempit ke model Promosi toko, buat lebih detil bisa liat 3GPP TR 22.803 V12.0.0.

Model Promosi Toko


Ilustrasinya  kayak di gambar1. Ketika kita ada di suatu tempat eh ada deh notifikasi promosi masuk. Sistem yang ada sekarang itu kurang lebih seperti gambar2 untuk notifikasi sms promosi.


gambar 2

Friday, May 3, 2013

Is it worth the money?

Harga g pernah boong? kata orang makin mahal harga makin bagus barangnya. Apa bener begitu?


Ini apa dong?



Deodoran harganya 39 dollar? Apa ini pasti keren? Bisa bikin kegantengan nambah 300x?

Monday, April 29, 2013

Device to Deceive Communication in LTE Network

Pada kesempatan kali ini gw mau cerita tentang kerjaan gw di lab. Ini tulisan lama banget, bahasanya juga dulu jelek jadi gw edit lagi sama update sedikit.

Apa sih Device to Device Communication? 




Gambar 1


Device to Device (D2D) communication adalah cara dua device tukar data secara langsung satu sama lain tanpa ada node perantara dalam proses tukar datanya. Bluetooth, WiFi Direct dan NCF tapping adalah beberapa contoh dari D2D communication. Berdasarkan penggunaan frekuensinya,  ada 2 kategori D2D communication. Ada license exempt (exempt = free) band D2D communication seperti contoh diatas, satu lagi license band D2D communication. Dalam tulisan ini gw cuma akan bahas license band D2D khususnya D2D di jaringan LTE.

Kenapa sih perlu ada D2D di jaringan LTE padahal sudah ada itu BluetoothWiFi Direct dan NCF.
Ada beberapa alasan :

  1.  Interferensinya terkontrol. Untuk mendapatkan license band frequensi ini sulit juga mahal jadi bisa di bilang interferensi di frekuensi ini terbatas kita tau sendiri frekuensi gratis itu padat (banyak device yang bekerja pada frekuensi ini e.g wifi, bluetooth, wimax dan zigbee).
  2. Beberapa service traditional jaringan cellular bisa hadi lebih efficient dengan D2D. Di traditional cellular sistem biar pun kita sebelahan chatting atau telfonan jalur komunikasinya tetap muter lewat Core Network. Dengan adanya D2D ini diharapkan beberapa service bisa ambil jalur langsung jadi mengurangi beban jaringan. selain itu karena cuma ada 1 hop diharapakan kualitas service(delay, latency, jitter kecil) lebih baik.


Thursday, April 18, 2013

Pelestarian Kebudayaan?!


Pada ngerasa ga sih Indonesia ini banyak ga adilnya, salah satu contohnya y ini nih kedok pelestarian kebudayan. Ada suku beberapa yang dibiarin g pake baju dengan tujuan biar jadi unik dan narik perhatian bangsa lain untuk mau datang ke Indonesia. Sedih ga sih?

Apa sih budaya?


Copas dari Wikipedia Indonesia :

Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari

Dari artinya aja keliatan budaya itu berkembang terus ga diem di satu titik aja apa lagi kalo ada interaksi dengan kebudayaan lain pasti bikin budaya berubah. Contoh jaman dulu orang bule ngikut-ngikut pake kertas gara-gara liat orang orang cina yg nulis pake kertas.



Friday, April 12, 2013

WiFi offload sebagai alternatif layanan telekomunikasi dalam ruangan



Tulisan ini gw berdasarkan pengalaman gw pernah bantu-bantu PoC dan Trial AAA (Authentication Authorization Acounting) Server Huawei untuk proyek indonesia WiFinya TELKOM. Rencananya radio WiFinya di pegang TELKOM namun AAA dan TTG (Tunnel Termination Gateway)nya di Telkomsel karena AAA dan TTG ini konek langsung Core Network TSEL (AAA-HLR, dan AAA-TTG -GGSN). Di artikel ini gw bahas kenapa sih pake ada proyek WiFi ini (istilah kerennya WiFi Offload).

Kenapa sih sering ga dapat sinyal kalo di dalam ruangan?

Jawabannya simple, di ruangannya ga ada base station (BS)-nya. Awalnya cellular network mau itu 3G (UMTS/WCDMA) atau 2G (GSM/CDMA) dirancang komunikasi outdoor. BS dipasang di luar biasanya di tempat tinggi supaya sinyalnya mengcover daerah yang luas. Nah untuk dalam gedung bisanya kalau gedung kecil atau di rumah sinyalnya tetap sinyal dari luar yang masuk. Untuk gedung besar biasanya di instal BS kecil yang terhubung dengan BS besar di atap gedung. Namun seiring berjalannya waktu pola pemakaian handphone berubah, dulu handphone cuma digunakan saat diluar gedung supaya bisa dihubungi saat di jalan,  sekarang justru kita lebih sering pakai handphone saat sedang duduk atau santai. Kadang untuk twitteran, liat-liat facebook orang atau chatting. Jadi trafik cellular yang tadinya banyak berada di luar ruangan pindah ke indoor.
Untuk mencukupi permintaan data indoor ini selain dengan menambah BS indoor tradisional (sebar sinyal dari BS besar diatas) bisa juga menggunakan femtocell atau relay. Femtocell itu BS kecil seperti WiFi bisa dipasang selama ada koneksi internet yang stabil supaya femtocellnya bisa konek ke jaringan cellular standar. selain itu masih ada  alternatif lain, yaitu WiFi Offload.

Apa sih WiFi Offload?



gambar 1a. architecture basic

gambar 1b. architecture detail

WiFi Offload itu sebenernya cuma mengganti sinyal cellular yang kita biasa pake data service (internet,blackberry service, corporate vpn) ke sinyal WiFi tanpa mengubah jalur koneksi di belakang. 
Kenapa WiFi sih yang dipilih jadi alternatif?  WiFi dipilih karena instalasi wifi relatif lebih murah infrastrukturnya dan pemasangannya lebih mudah dan cepat.